Perbedaan Aksara Murda, Aksara Swara, dan Aksara Rekan
Ketiga kelompok aksara ini memperluas Carakan dasar. Pilih kelompok berdasarkan fungsi dalam kata dan pedoman penulisan yang digunakan.
Murda untuk nama atau penghormatan
Beberapa konsonan memiliki bentuk murda, seperti na murda ꦟ dan ka murda ꦑ. Bentuk ini dapat muncul pada penulisan nama atau gelar. Pemakaiannya mengikuti kaidah aksara Jawa dan berbeda dari kebiasaan memberi huruf kapital pada setiap awal kalimat Latin.
Swara untuk vokal mandiri
Aksara swara dapat menulis vokal tanpa menempel pada konsonan. Contohnya ꦄ (A), ꦆ (I), ꦈ (U), ꦌ (E), dan ꦎ (O). Bandingkan ꦆ sebagai vokal mandiri dengan wulu pada ꦏꦶ, yang mengubah ka menjadi ki.
Rekan untuk bunyi serapan
Aksara rekan dapat dibentuk dengan menambahkan cecak telu pada aksara dasar, misalnya ꦥ꦳ untuk fa, ꦗ꦳ untuk za, dan ꦏ꦳ untuk kha. Tanda tiga titik ini berbeda fungsi dari cecak tunggal yang menutup suku dengan ng.
Batas alat konversi
Alat ini berfokus pada Hanacaraka dasar dan mendukung sejumlah aksara swara. Periksa kembali hasil untuk teks yang memerlukan murda, rekan, atau ejaan khusus. Mulailah dengan panduan menulis untuk pemula jika baru mengenal Carakan.
Rujukan bentuk digital dan urutan karakter Unicode Technical Note #47, Implementing Javanese.